Bisnis

Sistem Bioflok Pada Budidaya Ikan Lele

ikan lelePernahkah Anda mendengar sistem bioflok? Jika Anda adalah seorang pengusaha ikan lele tampaknya Anda sudah akan paham dengan istilah tersebut. Namun untuk orang awam yang memang belum pernah berkecimpung dalam urusan budidaya ikan lele, mungkin saja istilah tersebut masih sangat terdengar asing di telinga mereka. Namun pada kesempatan kali ini Anda akan diberikan informasi mengenai apa sih sebenarnya definisi atau pengertian dari sistem bioflok tersebut yang sering digunakan oleh pengusaha ikan lele dengan jelas. Oleh sebab itu Anda dianjurkan untuk terus mengikuti pembahasan yang akan dijelaskan disini. Dengan begitu ketika suatu saat Anda mendengar lagi istilah tersebut Anda sudah tidak bertanya-tanya lagi mengenai apa yang dimaksud dengan sistem bioflok tersebut.

Apa Itu Sistem Bioflok Pada Budidaya Ikan Lele?

Sebenarnya sistem bioflok memang sudah sangat terkenal di kalangan pembudidaya ikan, terutama ikan lele. Jadi sistem bioflok ini merupakan sebuah sistem budidaya ikan jenis lele dengan memanfaatkan sebuah mikroorganisme sebagai bahan makanan ikan lele tersebut. Dengan demikian Anda sudah tidak perlu repot-repot lagi mencarikan macam-macam makanan untuk ikan lele tersebut. Dengan begitu sistem bioflok ini akan sangat membantu Anda dalam memelihara ikan lele tersebut. Cara ini memang baru-baru saja digunakan atau diterapkan oleh banyak pembudidaya ikan jenis lele di Indonesia, namun sebenarnya sistem ini sudah banyak diterapkan di berbagai negara maju seperti di negara Jepang, Australia, Brasil dan lain sebagainya. Budidaya ikan lele dengan sistem ini akan sangat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi para pengusahanya.

Sistem ini merupakan sebuah sistem yang mengutamakan keuntungan yang besar dan kemudahan dalam pemeliharaan ikan lele tersebut. Budidaya ikan lele dengan sistem bioflok ini begitu memudahkan Anda. Pasalnya Anda hanya perlu menumbuhkan mikroorganisme pada kolam ikan tersebut yang berfungsi sebagai pengolah limbah dari budidaya tersebut yang kemudian menjadi sebuah gumpalan-gumpalan kecil yang dapat dijadikan sebagai makanan alami untuk ikan lele tersebut. Dengan begitu Anda sudah tidak perlu repot lagi dalam pemeliharaan ikan ini. Pertumbuhan mikroorganisme dapat dipicu melalui memberikan kultur sebuah bakteri non patogen dan pemasangan aerator yang digunakan untuk menyuplai oksigen untuk ikan lele tersebut bernafas.

Related posts: